Jumat, 26 Oktober 2012

puisi


Hari Tanpamu
Eka indarawati

Hari ini,,
 Tak terlihat sosokmu
Tak terdengar suaramu
Dan hari ini tanpa dirimu
       Hari ini berbeda dengan kemarin
       Berbeda sekali
       Hari yang petang dengan suasana hati yang suram
Kemanakah kau pergi hari ini??
Berlomba di SMA seberang
Membawa nama baik SMA
       Akankah kau bisa memenangkannya
       Aku pun tak tahu menahu
       Yang pasti lewat Tuhan..
       Kukirimkan segala doa dan harapanku

Minggu, 21 Oktober 2012


PENGHIANATAN CINTA
EKA INDRAWATI

Mencintai tak harus memiliki
Tapi mencintai ....
Memberikan cinta kita pada seseorang dengan tulus
Kasih tak harus membalas
Tapi kasih...
Menyayanginya sepenuh hati
Rindu tak harus diketahui
Tapi rindu....
Harus dihayati dan dipahami
     Oh...tahukah dirimu?
     Tentang semua itu..
     Tentang semua rasa di dalam diriku
     Kau seenaknya menyakitiku
     Jalan dengan seseorang perempuan
     Tertawa dengan segala muslihatmu
     Dengan segala rayuanmu
     Dan dengan segala penghianatanmu


PANGERANKU
Waktu yang mempertemukan kita
Lewat sebuah perlombaan aku mengenalmu
Mengenal seseorang yang kini penting bagiku
Mengenal seorang pribadi yang kocak,pintar,sporty
        Kau tak tahu betapa besar akku berharap padamu
        Kau tak tahu betapa aku selalu memujamu
        Kau tak tahu betapa aku selalu memujimu
        Dan kau tak tahu betapa aku mencintaimu
Ku ingin kau tau perasaanku
Andaikan hati ini dapat berbicara
Pasti dia kan menyatakan
Betapa besar dan tulusnya rasa Cintaku padamu?

Karya : Eka Indrawati

my poetry


Cerita Hati ini
Aku bingung,bimbang,dan gelisah
Apakah yang kurasakan ini?
Rasa yang jarang datang menghampiriku
Rasa yang tak terpikir akan sejauh ini
Rasa yang tertuju kepada seorang lelaki muda
Lelaki yang tak pernah lelah akan kesibukannya
Lelaki yang pandai mengolah si kulit bundar di lapangan
Kulitnya yang hitam,
Takan bisa menutupi pesonanya
Pesona sang idola di relung hati
Takan terganti oleh lelaki lain
Setiap bertemu dengannya
Raga ini terasa terbang ke langit ketujuh
Kelangit sang bidadara
Bertemu dengannya,
Bagaikan berada di kutub utara
Penuh dengan es,yang membuat seluruh tubuh ini bergetar
Oh,pujaan hati
Sadarkan engkau,engkau terlalu berharga bagiku?


ngefans atau cinta?


Ngefans atau Cinta??
EKA INDRAWATI
          Namaku Cika,aku kelas sebelas tahun ini,tepatnya XI-IPA3(wuih,anak IPA coyyy). Aku bersekolah di sekolah yang termashyur di kotaku ini,SMA Negeri 24 Sukarasa.
Kata orang “masa-masa SMA itu adalah masa terindah,jadi jangan sia-siain masa SMA”.Tapi bagiku masa SMA itu biasa saja,sebelum aku bertemu kakak kelas disaat kelas meeting.
        Waktu itu di sekolahku diadakan kelas meeting,macam-macam lombanya. Ada footsal,voli,LCC,dsb. Saat itu dia kebetulan mewakili kelasnya disalah satu lomba yaitu Footsal. Oh ya,dia itu juga kelas IPA loooh,tapi 12 IPA4. Namanya Airio,dan dia biasa dipanggil Rio.
        Aku memang udah nggak asing sih dengan dia,karna dia itu termasuk anak yang lumayan tenar di SMA ku. Rio itu anak OSIS,dia juga menjadi wakil ketua basket,terus juga termasuk anggota inti tim Footsal SMA ku. Pokoknya anaknya aktif gitu laah.
        Awalnya sih aku melihat dia biasa saja,tapi gak tau kenapa?,saat tiba kelas meeting pada tanggal 14 Agustus 2012. Saat itu aku masih awal-awal masuk kelas XI IPA 3,dan Rio juga awal-awal masuk kelas XII IPA 4,tapi tentunya dia udah lebih kenal lah teman-temannya.
        Nah saat kelas meeting,kelasku itu memang merupakan kelas yang rame banget(pokoknya gak pantes banget kelas IPA lah,lebih pantes jadi kelas IPS mah..),pokoknya setiap kelas yang bertanding, baik kelas X,XI,XII itu pasti mendapat dukungan dari kelasku. Pada saat itu juga aku dan temanku Mutia duduk di depan kelas,liat pertandingan Footsal antara kelas XII IPA 4 vs XI IPA 5. Saat itu pertandingan sudah mencapai babak Semifinal. Oh ya sebagai pengumuman kelasku udah kalah saat melawan XII IPS 3 dengan skor 5-0(telak banget laah).
Dengan memakai baju kebesaran kelas masing-masing,dimana XII IPA 4 dengan baju kebesaran putih bercorak merah dan hitam,sedangkan XI IPA 5 dengan biru bercorak hijau, para pemain memasuki lapangan Footsal,sorak penonton langsung bergemuruh( bagaikan ada di Gelora Bung Karno). Setelah bersalaman,pertandinganpun di mulai,dengan ditandai peluit dari seorang wasit yang mengenakan baju bewarna merah marun.
        Nah saat itu kelasku lebih condong mendukung kelas XII IPA 4,dimana di kelas itu memang banyak anak-anak tenar termasuk Rio. Aku dan Mutia duduk di depan kelas menghadap lapangan footsal dengan memberikan yel-yel yang anarkis banget .
        “G-O-O-D-J-O-B”,kata bendahara kelasku yang biasa dipanggil Mbul.
        “GOOD JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,(tentunya diiringi goyangan-goyangan dangdut ria).
        Saat pertandingan memasuki menit ke-10. Kita warga kelas XI IPA 3 bersorak kegirangan karna kelas XII IPA 4 berhasil memasukan gol ke gawang XI IPA 5 lewat kaki Airio.
        “Wuihh,kak Rio keren yah?”,kata Mutia kepadaku.
        “Iya,lumayan..”,kataku waktu itu.
        “Gak lumayan tau,ganteng banget!”,kata Mutia ngotot
        “Iya iya Mutia,percaya deh.”,kataku
Selang waktu 3 menit gawang XI IPA 5 kembali bergetar,dan siapa lagi yang memasukan gol....Kak Rio.     
        “G-O-O-D-J-O-B”,kata bendahara kelasku.
        “GOOD JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,termasuk Aku dan Mutia.
        “Wahh,mas Riiiioooo.”,teriak salah satu siswa dari kelas XI IPA 4.
        “Haha...kampungan banget tuh orang!gak usah teriak-teriak kale”,kataku pada Mutia.
        “Iya,emang USE(udiknya selangit) banget”,kata Mutia
        “Tapi emang keren sih mas Rio,masukin dua gol. The best pisan laaahh.”,kataku pada Mutia.
        “Tuh kan apa aku bilang dia emang keren. Suka yaaaa???”,kata Mutia(sambil menginstrogasiku)
        “Enggak kalee,cuma ngefans..mungkin!!”,kataku pada Mutia.
Pada saat waktu pertandingan menunjukan 15 menit. Ternyata terjadi gol lagi yang dicetak oleh mas Rio kembali. Suporter pun langsung bersorak sorai memanggil-mangil Mas RIIIIOOOOOO!!!!.
        “G-O-O-D-J-O-B”,kata Mbaul
        “GOOD JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,termasuk Aku dan Mutia.
        Saat waktu memasuki 20 menit,peluit terdengar tanda dari pertandingan telah selesai. Semua suporter kelas XII IPA 4 bersorak ria menyambut kemenangan 3 gol tanpa balas.
        Dan saat itu yang tidak ku sngka-sangka ternyata seluruh anggota Footsal kelas XII IPA4 berlari mengelilingi lapangan Footsal dengan senangnya.
        “Ya,ampuuun.”,kataku
        “Hahaa,mas Rio ada-ada aja koh.” kata temanku yang bernama Puspa.
        “Mas rio kan emang aneh orangnya” kataku
        “Aneh tapi ngangenin,”kata Mutia
        “HAHAAAA,”kataku dan Puspa.
Pertandingan selanjutnya antara kelas XII IPA 2 dan XII IPA 3. Pemain memasuki lapangan dengan kostum kebesarannya masing-masing. Dimana kelas XII IPA 2 mengenakan baju Putih bercorak biru,sedangkan XII IPA 3 mengenaka baju Hitam bercorak biru juga.
        Dan ternyata pembawa acaranya/MC nya itu mas Rio. Disaat itulah aku mulai ngefans sama dia.
        “Mut,mas Rio tuh MC nya?,”kataku.
        “Mana..mana??,”kata Mutia.
        “Iya hey...keren banget lah mas Rio,”kata Mutia lagi.
        Dalam hati aku mengiyakan perkataan Mutia,habis Mas Rio emang keren sih.Dan saat menjadi MC ada-ada saja yang keluar dari mulut Mas Rio,kata-katanya.. itu loohh bikin ketawa terbahak-bahak. Apalagi suaranya yang melengking banget. Pokoknya  cocok banget buat ikut PELAWAK AWARD di Indonesia.
        Ada beberapa kata-kata dari Mas Rio yang masih aku ingat diantaranya:
o   Bola masih ditimang-timang oleh kiper(siapa namanya)
o   Bola dilempar melampaui Pulau Jawa,padahal lapangannya saja sempit kalee mass...
Pokoknya kalo kalian dengar sendiri gimana cara mas Rio ngomong,bakal sakit perut karna ketawa terus.
        Mulai dari saat itu lah,aku mulai ngefans sama mas Rio. Sedangkan Mutia juga ngefans sama mas Rio dari awal masuk kelas XI. Saat itulah aku dan Mutia menjadi teman dekat,hanya untuk membicarakan mas Rio.
        Saat itu setiap hari,aku selalu berharap bisa bertemu atau melihat Mas RiO, selalu itu merupakan doaku yang kupanjatkan kepada Allah SWT.Dan ada kalanya aku bertemu dengan Mas Rio dan ada kalanya satu hari full tidak melihat Mas Rio.
Setiap kali aku melihat Mas Rio aku selalu merasakan jantungku berdebar kencang,dan mataku seakan tidak bisa lepas dari wajah cute nya. Dan saat aku bertemu /melihat mas Rio aku langsung cerita kepada Mutia,dan Mutiapun melakukan hal yang sama(bercerita kepadaku) jika bertemu Mas Rio.Tapi sedihnya,kalau satu hari tidak bertemu mas Rio. Ya ampun nyesek banget dadaku ini.
               Pernah satu hari aku gak melihat /bertemu mas Rio,kata teman-temanku aku itu berisik banget.
        “Laah,masa satu hari gak ketemu mas Rio laah?” kataku
        “Lah,,Cuma satu hari be..aku juga sering gak ketemu biasa saja.”kata Puspa
        “Laah....”kataku.
        “Hahay,menurutku kamu gak ngefans deh,tapi cinta yaaa???”kata Puspa
        “HAH?!”
        “Iya yah,jujur sih.”kata Puspa
        “Gaak tau. Cuma ngefans lah...”kataku.
        Dalam hati aku berfikir apa benar aku itu gak Ngefans tapi Cinta. Tapi kata kebanyakan orang”Cinta itu datang karena Kagum”. Oh Tuhan,tunjukanlah jalan pada hambamu ini,Amiinn.
        Begitupun hari-hari berlalu,penuh dengan bayang-bayang Mas Rio,Ngefans atau Cinta sampai hari ini pun tak bisa terjawab.

SEKIAN