Ngefans atau
Cinta??
EKA INDRAWATI
Namaku
Cika,aku kelas sebelas tahun ini,tepatnya XI-IPA3(wuih,anak IPA coyyy). Aku
bersekolah di sekolah yang termashyur di kotaku ini,SMA Negeri 24 Sukarasa.
Kata orang “masa-masa SMA itu adalah masa
terindah,jadi jangan sia-siain masa SMA”.Tapi bagiku masa SMA itu biasa
saja,sebelum aku bertemu kakak kelas disaat kelas meeting.
Waktu itu di
sekolahku diadakan kelas meeting,macam-macam lombanya. Ada
footsal,voli,LCC,dsb. Saat itu dia kebetulan mewakili kelasnya disalah satu
lomba yaitu Footsal. Oh ya,dia itu juga kelas IPA loooh,tapi 12 IPA4. Namanya
Airio,dan dia biasa dipanggil Rio.
Aku memang
udah nggak asing sih dengan dia,karna dia itu termasuk anak yang lumayan tenar
di SMA ku. Rio itu anak OSIS,dia juga menjadi wakil ketua basket,terus juga
termasuk anggota inti tim Footsal SMA ku. Pokoknya anaknya aktif gitu laah.
Awalnya sih
aku melihat dia biasa saja,tapi gak tau kenapa?,saat tiba kelas meeting pada
tanggal 14 Agustus 2012. Saat itu aku masih awal-awal masuk kelas XI IPA 3,dan
Rio juga awal-awal masuk kelas XII IPA 4,tapi tentunya dia udah lebih kenal lah
teman-temannya.
Nah saat
kelas meeting,kelasku itu memang merupakan kelas yang rame banget(pokoknya gak
pantes banget kelas IPA lah,lebih pantes jadi kelas IPS mah..),pokoknya setiap
kelas yang bertanding, baik kelas X,XI,XII itu pasti mendapat dukungan dari
kelasku. Pada saat itu juga aku dan temanku Mutia duduk di depan kelas,liat
pertandingan Footsal antara kelas XII IPA 4 vs XI IPA 5. Saat itu pertandingan
sudah mencapai babak Semifinal. Oh ya sebagai pengumuman kelasku udah kalah
saat melawan XII IPS 3 dengan skor 5-0(telak banget laah).
Dengan memakai baju kebesaran kelas
masing-masing,dimana XII IPA 4 dengan baju kebesaran putih bercorak merah dan
hitam,sedangkan XI IPA 5 dengan biru bercorak hijau, para pemain memasuki
lapangan Footsal,sorak penonton langsung bergemuruh( bagaikan ada di Gelora
Bung Karno). Setelah bersalaman,pertandinganpun di mulai,dengan ditandai peluit
dari seorang wasit yang mengenakan baju bewarna merah marun.
Nah saat itu
kelasku lebih condong mendukung kelas XII IPA 4,dimana di kelas itu memang
banyak anak-anak tenar termasuk Rio. Aku dan Mutia duduk di depan kelas
menghadap lapangan footsal dengan memberikan yel-yel yang anarkis banget .
“G-O-O-D-J-O-B”,kata
bendahara kelasku yang biasa dipanggil Mbul.
“GOOD
JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,(tentunya diiringi
goyangan-goyangan dangdut ria).
Saat
pertandingan memasuki menit ke-10. Kita warga kelas XI IPA 3 bersorak
kegirangan karna kelas XII IPA 4 berhasil memasukan gol ke gawang XI IPA 5
lewat kaki Airio.
“Wuihh,kak
Rio keren yah?”,kata Mutia kepadaku.
“Iya,lumayan..”,kataku
waktu itu.
“Gak lumayan
tau,ganteng banget!”,kata Mutia ngotot
“Iya iya
Mutia,percaya deh.”,kataku
Selang waktu 3 menit gawang XI IPA 5 kembali bergetar,dan
siapa lagi yang memasukan gol....Kak Rio.
“G-O-O-D-J-O-B”,kata
bendahara kelasku.
“GOOD
JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,termasuk Aku dan Mutia.
“Wahh,mas
Riiiioooo.”,teriak salah satu siswa dari kelas XI IPA 4.
“Haha...kampungan
banget tuh orang!gak usah teriak-teriak kale”,kataku pada Mutia.
“Iya,emang
USE(udiknya selangit) banget”,kata Mutia
“Tapi emang
keren sih mas Rio,masukin dua gol. The best pisan laaahh.”,kataku pada Mutia.
“Tuh kan apa
aku bilang dia emang keren. Suka yaaaa???”,kata Mutia(sambil menginstrogasiku)
“Enggak
kalee,cuma ngefans..mungkin!!”,kataku pada Mutia.
Pada saat waktu pertandingan menunjukan 15 menit.
Ternyata terjadi gol lagi yang dicetak oleh mas Rio kembali. Suporter pun
langsung bersorak sorai memanggil-mangil Mas RIIIIOOOOOO!!!!.
“G-O-O-D-J-O-B”,kata
Mbaul
“GOOD
JOB,GOOD JOB,ASYIK.. 2X”,jawab seluruh anggota kelasku,termasuk Aku dan Mutia.
Saat waktu
memasuki 20 menit,peluit terdengar tanda dari pertandingan telah selesai. Semua
suporter kelas XII IPA 4 bersorak ria menyambut kemenangan 3 gol tanpa balas.
Dan saat itu
yang tidak ku sngka-sangka ternyata seluruh anggota Footsal kelas XII IPA4
berlari mengelilingi lapangan Footsal dengan senangnya.
“Ya,ampuuun.”,kataku
“Hahaa,mas
Rio ada-ada aja koh.” kata temanku yang bernama Puspa.
“Mas rio kan
emang aneh orangnya” kataku
“Aneh tapi
ngangenin,”kata Mutia
“HAHAAAA,”kataku
dan Puspa.
Pertandingan selanjutnya antara kelas XII IPA
2 dan XII IPA 3. Pemain memasuki lapangan dengan kostum kebesarannya
masing-masing. Dimana kelas XII IPA 2 mengenakan baju Putih bercorak
biru,sedangkan XII IPA 3 mengenaka baju Hitam bercorak biru juga.
Dan
ternyata pembawa acaranya/MC nya itu mas Rio. Disaat itulah aku mulai ngefans
sama dia.
“Mut,mas
Rio tuh MC nya?,”kataku.
“Mana..mana??,”kata
Mutia.
“Iya
hey...keren banget lah mas Rio,”kata Mutia lagi.
Dalam
hati aku mengiyakan perkataan Mutia,habis Mas Rio emang keren sih.Dan saat
menjadi MC ada-ada saja yang keluar dari mulut Mas Rio,kata-katanya.. itu loohh
bikin ketawa terbahak-bahak. Apalagi suaranya yang melengking banget.
Pokoknya cocok banget buat ikut PELAWAK
AWARD di Indonesia.
Ada
beberapa kata-kata dari Mas Rio yang masih aku ingat diantaranya:
o Bola masih
ditimang-timang oleh kiper(siapa namanya)
o Bola dilempar
melampaui Pulau Jawa,padahal lapangannya saja sempit kalee mass...
Pokoknya kalo kalian dengar sendiri gimana cara mas Rio ngomong,bakal
sakit perut karna ketawa terus.
Mulai dari
saat itu lah,aku mulai ngefans sama mas Rio. Sedangkan Mutia juga ngefans sama
mas Rio dari awal masuk kelas XI. Saat itulah aku dan Mutia menjadi teman
dekat,hanya untuk membicarakan mas Rio.
Saat itu
setiap hari,aku selalu berharap bisa bertemu atau melihat Mas RiO, selalu itu
merupakan doaku yang kupanjatkan kepada Allah SWT.Dan ada kalanya aku bertemu
dengan Mas Rio dan ada kalanya satu hari full tidak melihat Mas Rio.
Setiap kali aku melihat Mas Rio aku selalu
merasakan jantungku berdebar kencang,dan mataku seakan tidak bisa lepas dari
wajah cute nya. Dan saat aku bertemu
/melihat mas Rio aku langsung cerita kepada Mutia,dan Mutiapun melakukan hal
yang sama(bercerita kepadaku) jika bertemu Mas Rio.Tapi sedihnya,kalau satu
hari tidak bertemu mas Rio. Ya ampun nyesek banget dadaku ini.
Pernah
satu hari aku gak melihat /bertemu mas Rio,kata teman-temanku aku itu berisik
banget.
“Laah,masa
satu hari gak ketemu mas Rio laah?” kataku
“Lah,,Cuma
satu hari be..aku juga sering gak ketemu biasa saja.”kata Puspa
“Laah....”kataku.
“Hahay,menurutku
kamu gak ngefans deh,tapi cinta yaaa???”kata Puspa
“HAH?!”
“Iya
yah,jujur sih.”kata Puspa
“Gaak tau.
Cuma ngefans lah...”kataku.
Dalam hati
aku berfikir apa benar aku itu gak Ngefans tapi Cinta. Tapi kata kebanyakan
orang”Cinta itu datang karena Kagum”. Oh Tuhan,tunjukanlah jalan pada hambamu
ini,Amiinn.
Begitupun
hari-hari berlalu,penuh dengan bayang-bayang Mas Rio,Ngefans atau Cinta sampai
hari ini pun tak bisa terjawab.
SEKIAN